Aku ingin mengenang sesuatu. Sesuatu yang kini menjelma rindu, tentang langkah-langkah yang pernah beradu, di bawah raga yang pernah bertemu dan asa yang pernah menyatu. Dulu, kita adalah barisan mimpi yang tak kenal lelah, Menyusuri jalan-jalan penuh tantangan, melampaui batas lelah. BAKTI NUSA, bukan sekadar angka atau nama, Kita adalah cerita yang ditulis dengan keringat, tawa, dan air mata. Ingatkah saat SLC pertama kali kita dipertemukan Sampai saat Nasional Mission kita dipisahkan Pedih rasanya Setiap perdebatan, setiap perjalanan ke penjuru negeri, Setiap perjalanan kita punya cerita, Ia adalah kepingan puzzle yang kini membentuk jati diri. Kini, jarak menjadi sekat yang tak kenal kompromi. Kita kembali ke asal, membawa bekal untuk memantaskan diri. Aku rindu riuh rendah suara kalian, Rindu semangat yang dulu membakar setiap pertemuan. Perpisahan ini bukan berarti garis akhir sebuah pertemuan, Hanya jeda agar kita bisa tumbuh di tanah ...
Komentar
Posting Komentar